
| MENTAN TERLALU CEPAT AMBIL KEPUTUSAN MENAMBAH IMPOR DAGING |
|
|
|
| Written by Teguh Boediyana | ||||||
| Sunday, 04 December 2011 17:23 | ||||||
|
Oleh: Teguh Boediyana (Ketua Umum PPSKI) Jakarta, (Agribisnews) Menteri Pertanian terlalu cepat mengambil keputusan untuk menambah jumlah impor daging tahun 2011 sebanyak 22.000 ton. Sebelumnnya Dirjen Peternakan telah menetapkan jumlah impor daging tahun 2011 sebanyak 50.000 ton. Dengan ditambahnya jumlah impor daging tersebut, maka pada tahun 2011 jumlah impor daging menjadi 72.000 ton. Keputusan menambah jumlah impor daging tahun 2011 sebanyak 22.000 ton merupakan kebijakan pemerintah (Kementerian Pertanian) yang tidak konsisten. Selain itu pemerintah sebelumnya nampak sekali tidak memiliki justifikasi dalam membuat kebijakan menetapkan jumlah impor daging tahun 2011. Jadi dengan kebijakan menambah jumlah impor daging tahun 2011 menjadi 72.000 ton menunjukkan tidak ada konsistensi kebijakan pemerintah, karena penetapan jumlah impor daging tahun 2011 sebelumnya tidak dilandasi dengan data-data yang akurat. Keputusan Dirjen Peternakan yang baru berlaku 3 bulan, kemudian dianulir oleh keputusan Menteri Pertanian dengan menambah jumlah impor daging tahun 2011.
Seharusnya pemerintah bukan melakukan kebijakan menambah jumlah impor daging, tetapi pemerintah harus melakukan pembenahan terhadap mekanisme impor daging, kemudian menyiapkan data-data yang akurat sehingga ditetapkan berapa sebenarnya jumlah daging yang harus diimpor. Masalah ini terkait dengan kepastian berusaha. Oleh karena itu, PPSKI menghimbau kebijakan impor daging dan sapi bakalan jangan sampai mendistorsi pasar dan harga sapi lokal, yang akan berdampak terhadap penderitaan peternak dalam negeri. Sebaliknya PPSKI juga memahami kebijakan impor daging sejauh ini untuk memenuhi kebutuhan daging sapi yang belum sepenuhnya bisa dipenuhi dari dalam negeri, sehingga harus dilakukan impor.(*)
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||
| Last Updated on Sunday, 04 December 2011 18:59 |





Menteri Pertanian terlalu cepat mengambil keputusan untuk menambah jumlah impor daging tahun 2011 sebanyak 22.000 ton. Sebelumnnya Dirjen Peternakan telah menetapkan jumlah impor daging tahun 2011 sebanyak 50.000 ton. Dengan ditambahnya jumlah impor daging tersebut, maka pada tahun 2011 jumlah impor daging menjadi 72.000 ton.
fahrisan : 085722155416
perkenalkan saya fahrisan, ingin menc...
perkenalkan saya fahrisan, ingin menc...
Mencoba untuk membantu, harga sapi pe...
Mohon informasi mengenai harga sapi p...