logo
You Are Here: Halaman Depan Opini PPSKI SAMBUT BAIK RENCANA PEMERINTAH MEMBENTUK BUMN PETERNAKAN
contenthead
PPSKI SAMBUT BAIK RENCANA PEMERINTAH MEMBENTUK BUMN PETERNAKAN PDF Print E-mail
Written by Teguh Boediyana   
Sunday, 26 December 2010 02:07
Oleh: Teguh Boediyana (Ketua Umum PPSKI)

Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) menyambut baik rencana pemerintah (Menteri Negara BUMN) membentuk BUMN Peternakan. Rencana tersebut dinilai cukup bagus dalam rangka mengatasi masalah-masalah peternakan, tata niaga daging, menstabilkan harga daging, dll. BUMN Peternakan nantinya diharapkan dapat berperan ganda, di satu sisi dapat menjamin pasokan daging ke pasaran dalam negeri guna melakukan stabilisasi harga daging, dan di sisi lain dapat menstimulir secara bertahap pengembangan usaha peternakan sapi, supaya skala usaha peternakan sapi mengacu pada usaha bisnis peternakan. 

Selain itu, BUMN Peternakan juga harus menangani peluang-peluang investasi di bidang peternakan. Sebelumnya ada BUMN Peternakan namanya Bina Mulia Ternak, namun sudah dibubarkan dan tidak tahu lagi keberadaan aset-asetnya. Berikutnya BUMN Peternakan juga harus menangani usaha peternakan yang berkaitan dengan sapi perah.  Saat ini peternakan sapi perah hanya memproduksi susu 30% dari kebutuhan susu nasional. Jadi BUMN Peternakan nantinya secara khusus juga harus bergerak dibidang penyediaan pembibitan sapi perah, dan membesarkan anak sapi perah (pedet) agar menjadi indukan-indukan yang berkualitas. Untuk itu pemerintah harus memberikan perhatian serius terhadap usaha pembibitan sapi perah tersebut,  agar produksi susu dalam negeri dapat ditingkatkan, guna mengurangi kebergantungan terhadap produk susu impor. 

Sebenarnya Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di bidang pengembangan usaha peternakan sapi perah guna menghasilkan susu. Apalagi kalau Uni Eropa dan negara-negara maju lainnya mengurangi subsidinya, kita akan memiliki daya saing kuat. Meningkatnya produksi susu dalam negeri yang berdaya saing kuat, tidak harus digunakan untuk memenuhi pasar ekspor. Meningkatnya produksi susu di dalam negeri, bisa untuk mencukupi  kebutuhan susu nasional saja sudah luar biasa. 

PPSKI menyatakan mendukung sepenuhnya terhadap rencana Kementerian Negara BUMN yang akan membentuk BUMN Peternakan. Diharapkan BUMN Peternakan tersebut dikelola oleh tenaga-tenaga yang memiliki kompetensi dan profesionalitas tinggi di bidang  peternakan. Nantinya BUMN Peternakan tidak hanya ditugasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti BUMN lain yang diberi tugas melaksanakan Public Services Obligation (PSO),  tetapi BUMN Peternakan juga harus mengemban tugas melaksanakan kegiatan komersial, yang kegiatannya tidak boleh rugi, bahkan harus menciptakan keuntungan bagi perusahaan.  Kalau BUMN Peternakan ini sampai tidak berhasil menjalankan tugasnya, maka dampaknya akan menurunkan kepercayaan investor dan dunia usaha  lain yang ingin terjun ke bidang usaha peternakan. 

Pemerintah nampaknya sulit mengejar kemajuan pembangunan peternakan unggas khususnya ayam potong dan petelur, yang diusahakan oleh perusahaan multinasional maupun perusahaan nasional skala besar. Perusahaan-perusahaan tersebut sudah sangat kuat mengelola usaha peternakan ayam potong dan petelur mulai dari hulu sampai hilir, dan pemasarannya sudah mereka kuasai.  

PPSKI menyarankan dalam usaha peternakan ayam potong dan petelur yang perlu diatur pemerintah adalah jangan sampai terjadi kondisi oligopoli. Untuk itu pemerintah harus membuat kebijakan yang tetap memberi peluang kepada peternak kecil/rakyat untuk tetap hidup berdampingan dengan usaha peternakan besar. Kehadiran usaha peternakan ayam dan petelur besar jangan sampai menyumbat usaha peternakan kecil/rakyat.  Sekarang terlihat perusahaan-perusahaan peternakan ayam dan petelur besar menguasai seluruh aspek yang terkait dengan usaha pokoknya. Mereka masih  mengembangkan usaha plasma yang dimaksudkan  untuk menciptakan pasar baru bagi pemasaran produk sarana produksinya. Sehingga semua aspek yang terkait dengan usaha pokok mereka dikuasai seluruhnya. Oleh karena itu pemerintah diminta memciptakan iklim usaha yang dapat memberikan peluang kepada peternak-peternak ayam kecil/rakyat  agar mereka bisa ikut serta dalam usaha peternakan, dan mereka juga bisa  langsung mempunyai akses ke pasar.


Comments
Add New Search
revin  - mahasiswa peternakan unsri   |222.124.194.xxx |%2011-%05-%11 %19:%May:%th
mancari info terbaru tentang peternakan
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

contentfoot

Main Menu

Visitor Website




Adsense Indonesia