logo
You Are Here: Halaman Depan Terbaru Daging Impor 148 kontainer Ternyata Ilegal
contenthead
Daging Impor 148 kontainer Ternyata Ilegal
Written by Administrator   
Saturday, 02 April 2011 23:28
Jakarta. Sebanyak 148 kontainer berisi daging dan jeroan impor ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok yang dilaporkan Badan Karantina Pertanian dan Bea Cukai pada rapat Dengar Pendapat di Komisi IV DPR-RI dikhawatirkan dapat mengganggu pencapaian target program swasembada daging sapi dan kerbau (PSDSK) di tahun 2014.
 
“Hal ini terutama dapat memengaruhi tonase impor melebihi 10% dari produksi nasional sesuai yang digariskan dalam PSDSK. Jika kasus daging impor ilegal ini terus berlangsung, dipastikan hal tersebut dapat mengganggu program swasembada daging sapi dan kerbau di 2014 mendatang,” kata anggota Komisi IV DPR Rofi Munawar, di Jakarta.
 
Jumlah tersebut lebih banyak 5 kontainer dibanding catatan akhir Februari 2011. Dari tahun ke tahun, target importasi daging sapi dengan realisasinya sendiri selalu tidak sama. Pemerintah beralasan kebutuhan dalam negeri selalu tinggi, terutama pada hari raya, sementara DPR menduga ada mafia impor daging dalam hal ini.
"Kejadian ini disinyalir karena ada mafia daging impor yang modusnya membuat surat palsu atau bahkan asli tapi palsu (aspal) dengan memanipulasi persyaratan," imbuh Rofi.
 
Menurut data dari Badan Karantina Pertanian, 148 kontainer tersebut sudah berada di Pelabuhan Tanjung Priok sejak 20 Januari 2011. "Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Karena tidak ada importir yang mau mengaku kalau itu miliknya," kata Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan Banun Harpini.
Dari 148 kontainer ilegal tersebut, lanjutnya, Badan Karantina baru bisa mendeteksi 51 di antaranya. Di mana 48 kontainer berisi daging sapi, tiga isinya jeroan. Sedangkan sisanya (97 kontainer) belum bisa diketahui isinya apa.
"Lima puluh satu kontainer yang sudah kami ketahui isinya pun belum bisa kami periksa. Karena pemiliknya hingga hari ini belum menyerahkan dokumen kelengkapan maupun media pembawanya," ujarnya.
 
Sumber : sinartani.com 
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

contentfoot

Visitor Website




Adsense Indonesia